Jalan Pulang…

Standard

Jalan pulang

Jalan pulang

 

Kabutnya masih terasa di sela-sela hati yang semakin membeku. Setapak demi setapak ku ingat langkahku yang pernah menyatu dengan tanah Minang yang begitu aku rindukan. Banyak tersisa kenangan, terlukis keindahan, terasa kehangatan, tercipta kebahagiaan dan terbersit kesedihan di kampung halaman yang sekarang begitu jauh dariku.

Walaupun di sini, di tanah perantauan ini aku masih bisa menikmati indahnya ciptaan Allah dengan berbagai macam bentuk dan rupa yang baru, tapi tetap saja tak ada yang bisa menggantikan tempat terindah di hatiku selain tanah kelahiranku, kampung halamanku, ranah bundaku, dan Minangkabau-ku..!!

Banyak sudah yang aku tinggalkan. Cerita bahagia sebagai pengobat rindu dan penenang hati yang tengah galau, serta kisah sedihku sebagai pemacu semangat dan pemberi motivasi untukku saat ini. Semuanya terekam jelas dalam ingatanku, tersimpan indah dalam lubuk hatiku.

Ranah bundaku, suatu hari nanti kita pasti akan bertemu lagi, dan aku akan membawa banyak cerita indah untukmu. Kita akan berbagi semua hal selama jarak dan waktu memisahkan kebersamaan kita. Tetap jaga keindahanmu, jangan biarkan orang lain mengusik ketenanganmu. Aku akan selalu merindukanmu Minangkabau-ku.

 

14.10 WMU

Selasa, 01 November 2011

University Inn, UUM, Sintok, Kedah, Malaysia.

 

By: Sherly Adra Pratiwi

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s