“Halal itu memang lebih indah..!!!”

Standard

Tertegun dan sempat menitikkan air mata saat membaca tiap kata yang tersusun rapi pada sebuah status di halaman fanpage  https://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

Begini isi statusnya:

Wahai hati, mengapa bersedih, adakah karena dirimu belum ada kekasih? tiada yg menemani dikala sedih? Sepatutnya hati kau bersyukur dan gembira, karena istilah kekasih yang belum halal tidak ada dalam Islam yang indah, karena si kekasih itu bisa mendorong ke lembah maksiat durjana.

Senyumlah, karena Allah menyelamatkanmu dari kekasih yang tidak halal buatmu. 
Allah senantiasa bersamamu, semoga Allah senantiasa memeliharamu, wahai hatiku
“Allah itu dekat, lebih dekat dari urat nadi di leher” ( QS. 50 : 16 )

(Annisa Mutiara Hati)

Baru malam tadi aku larut dalam perasaan sedih seperti yang terlukis dalam tulisan di atas, tapi malam ini Allah memberiku petunjuk dengan cara yang tidak disangka-sangka. Terkadang aku begitu malu bila teringat akan hati yang sering tak bersyukur pada setiap nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepadaku.

Di saat-saat tertentu, dalam hati ini memang sering timbul perasaan ingin memiliki dan dimiliki, ingin mencintai dan dicintai, apalagi lingkungan sekitar kampus yang sangat kental dengan atmosfer kehidupan percintaan masa muda dan masa remaja yang seperti itu. Melihat teman-teman yang tengah asyik dengan pasangannya atau berada di antara mereka yang sibuk saling mengumbar kata-kata mesra nan romantis membuat diri ini juga ingin merasakannya. Tapi, ternyata Allah masih sayang padaku. Allah masih ingin melindungiku dan menjaga agar diri ini tidak terjerumus pada hal-hal yang belum semestinya aku lalui.

Sekarang hidupku adalah untuk berkarya dan berusaha giat menggapai semua mimpi dan cita-cita. Masih banyak hal-hal yang ingin aku gapai dan akan aku wujudkan dimasa muda ini. Semoga semuanya bisa ku jalani dengan penuh semangat, ketekunan, berfokus pada kegiatan dan kesibukan yang ada di depan mata dan berusaha menjadi lebih baik agar bisa mendapatkan yang terbaik juga nantinya. Memantaskan diri untuk seseorang yang juga pantas bersamaku. Aminn..!!!

Satu lagi statusnya yang membuatku merasa begitu di cintai oleh Allah dan merasa ingin mencintai Allah dengan sempurna:

Aku menyimpan rasa cinta kepadamu.

Namun cinta itu biarlah kupendam.

Karena cintaku kepadamu tak bisa mengalahkan cintaku kepada Allah.

Biarlah cinta ini kusimpan dalam diamku.

Karena aku takut jika Allah tak menjodohkan denganmu.

Ku tahu rasa kecewa akan sangat menyiksa batinku. 

Maka dari itu aku tak akan berani mengungkapkan

Aku mulai beranikan diri untuk mengambil prinsip

“Aku Bisa Meski Tanpamu”.

Karena ku tahu bunga-bunga cinta akan indah ketika aku akan mengungkapkannya kelak

dengan suamiku setelah akad nikah ia ucapkan”

Betapa bahagianya diriku nanti.

(Cloudistie Shofayna Aisyah)

 

Aku percaya, yang halal itu pasti jauh lebih indah dan menyenangkan dan aku telah jatuh cinta pada kalimat “Allah itu dekat, lebih dekat dari urat nadi di leher” ( QS. 50 : 16 ). Salah satu kalimat yang membuatku benar-benar menangis saat membacanya..!!!

 11:44 pm

Selasa, 8 May 2012

AP3-477, DPP Bank Muamalat, UUM, Sintok, Kedah, Malaysia.

Advertisements

6 responses »

  1. Betul sekali, Ly. Jangan sampai tergoda untuk nyoba.
    Man shabara zhafira.
    Nanti akan ada kesempatan kalau sudah waktunya.

    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s