“Tawakal..!!!”

Standard

Alhamdulillah ujian hari ini berjalan dengan lancar. Ujian hari kedua ini kulalui dengan cara yang berbeda dari sebelumnya dan amat sangat berbeda dengan ujian pertamaku 8 hari yang lalu.

Berangkat dari asrama dengan niat dan hati yang penuh keikhlasan. Melihat sekilas materi-materi yang telah ku pelajari beberapa hari belakangan dari coretan-coretan kecil dan mencoba memahami dengan lebih baik dan lebih santai.

Bus berjalan perlahan membawaku ke tempat yang akan di penuhi oleh students lainnya yang juga akan mengikuti ujian Management Ethic atau Etika kepengurusan. Sampai di Dewan Mas (Hal serba guna yang kadang-kadang bisa menjadi tempat yang amat sangat menyenangkan, namun tak jarang dewan tersebut berubah menjadi tempat yang paling angker dan menakutkan, salah satunya ya saat ujian ini) semua students sudah ramai berkumpul di depan foyer-nya, termasuk aku dan teman-teman lainnya. Aura akan menghadapi ujian begitu terasa dengan banyaknya mahasiswa yang masih saja membaca buku serta rangkuman pelajaran. Ku lihat jam masih menunjukkan pukul dua lebih beberapa menit. Tak hanya tinggal diam, akupun juga ikut membahas beberapa materi yang masih kurang aku pahami bersama temanku Rindu. Kita saling berbagi dengan apa yang kita ketahui.

Tak lama pintu Dewan Mas terbuka lebar yang diiringi dengan beberapa pengumuman mengenai aturan-aturan sebelum masuk ruang ujian. Tas dan barang bawaan lainnya harus ditinggalkan di tempat yang sudah disediakan, kecuali hand bag dan alat tulis.

Sebelum kakiku benar-benar menapaki Dewan yang sangat luas itu, akupun berdoa dan meneguhkan hati dan mentalku. Apapun yang terjadi saat ujian nanti aku harus tetap tenang dan tidak boleh panik. Aku harus tetap fokus dan berkonsentrasi dengan baik. Aku percaya usaha yang telah kulakukan tidak akan sia-sia begitu saja. Tak lupa juga aku selalu memanjatkan doa dan pengharapanku agar dimudahkan oleh Allah dalam menempuh ujian ini.

Bismillahirrahmanirrahim… Melangkah masuk ke dalam Dewan Mas dan berjalan dengan santainya mencari tempat duduk yang sesuai dengan nomor bangku ujianku. Duduk dengan tenang dan langsung mengisi daftar absen serta identitas diri pada lembar jawaban dan lembar soalan. Menunggu beberapa menit dan akhirnya ujianpun dimulai.

Tetap tenang dan santai, berdoa dan coba mengumpulkan segenap konsentrasiku agar apapun yang telah aku pelajari tadi tidak lupa ataupun hilang. Kubuka lembaran soal dan mulai memahami maksud dari soalan tersebut. Alhamdulillah aku bisa menjawabnya walaupun ada beberapa jawaban yang tak kupahami dan mengisinya dengan karangan sendiri. Dari 10 soalan ada 2 soalan yang aku benar-benar tidak tau apa jawabannya dan aku juga tidak punya gambaran dan konsep yang sesungguhnya. Bertanya atau mencontek adalah hal yang sangat mustahil untuk bisa kulakukan. Akhirnya dengan penuh ketenangan, akupun coba menghubung-hubungkan soalan tersebut dengan penalaran logikaku sendiri. Benar ataupun salah itu bukan keputusanku, yang jelas aku harus mengisi semua lembaran jawaban tersebut. Paling tidak ada sedikit tambahan nilai dari dosen sebagai upah menulisku. Hehehe.

Masih tersisa waktu setengah jam lagi, beberapa orang teman sudah keluar. Bahkan hampir sebagian besar sudah meninggalkan ruang ujian. Tapi aku lebih memilih untuk tetap berdiam diri di dalam ruangan tersebut. Aku kembali membolak-balik jawaban dan memeriksa apakah ada yang masih kurang atau tertinggal. Pokoknya mentalku harus ku kuatkan dan tak boleh terpengaruh dengan teman-teman yang sudah duluan menyelesaikan ujiannya. Aku harus tetap berkonsentrasi pada apa yang masih belum ku selesaikan. Yang penting aku harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar nantinya tak menyesal seperti sebelumnya.

Alhamdulillah, waktu ujian berakhir tepat saat aku menyelesaikan jawaban terakhirku. Hm, puas dan ada sedikit ketenangan yang aku rasakan saat mengakhiri ujian ini. Walaupun aku tidak begitu yakin dengan semua jawabanku, tapi yang pasti aku telah berusaha semaksimal mungkin dan aku juga sudah berdoa meminta yang terbaik kepada Allah. Sekarang hanya Tawakal serta berserah dirilah yang bisa dan harus kulakukan. Semoga hasilnya memuaskan dan berbuah manis. Aminnn..!!! 😀 😀 😀

Keep fighting for the next exam..!!! 😀 😀 😀

19:34

Selasa, 12 Juni 2012

AP3-477, DPP Bank Muamalat, UUM, Sintok, Kedah, Malaysia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s