Idul Adha 1433 H

Standard

Hari ini dan kemaren benar-benar sangat luar biasa dan istimewa. Walaupun sudah dua malam aku tidak tidur dan baru merebahkan diri setelah shalat subuh, tapi semua seakan terbalas di hari ini.

Berawal dari subuh kemaren, saat aku dan teman-teman sahur bersama untuk melaksanakan puasa Arofah. Kita begitu menikmati sahur yang tanpa dibarengi dengan keberadaan ayah, ibu dan sanak saudara. Hal tersebut memang terasa berbeda, tapi bisa terobati dengan kebersamaan yang aku dan teman-temanku rasakan.

Selepas shalat subuh, aku baru bisa tertidur, begitu juga dengan yang lainnya. Ternyata benar, tidur tidak sesuai jadwal itu memang sangat tidak enak dan menyiksa. Sekitar pukul satu, baru kami semua bangun dan malanjutkan aktivitas yang harus dikerjakan.

Sore harinya, kami DUDE 09 yang tidak pulang kampung pergi ke Jitra untuk buka puasa di luar, karena memang cafe dan tempat makan lainnya di UUM tutup selama liburan. Selesai berbuka, kami langsung ke supermarket untuk belanja kebutuhan bahan makanan yang akan diolah sebagai santapan di hari lebaran esok. Aku dan teman-teman berencana untuk membuat lontong, bakwan dan mie goreng serta minuman timun parut sebagai pelengkapnya. Benar-benar suasana belanja yang sangat menyenangkan.

Selesai berbelanja, kita kembali ke UUM. Sesampainya di apartemen, kita tidak langsung masak, tapi merayakan ulang tahun Ira yang jatuh tepat di hari ini. Seperti biasa, siapa yang ulang tahun pasti akan diberi kejutan lemparan telur. Awalnya hanya Ira saja yang kena lemparan telur, tapi saat akan makan kue bersama, semuanya dapat jatah termasuk aku yang sudah berusaha sembunyi di dalam kamar bersama Rindu. Ah, padahal mau masak, masih aja dikerjain.

Sekitar pukul satu, acara perayaan ulang tahun Ira berakhir. Itu artinya aku dan teman-teman harus segera menuju ke acara selanjutnya yaitu masak-masak. Hm, walaupun sudah lewat tengah malam, kami tetap semangat memasak dan mengolah bahan makanan yang kami beli tadi. Kita saling tolong-menolong dan bantu-membantu. Semua terasa sangat indah dan begitu menyenangkan. Capek, ngantuk atau apalah namanya tak sedikitpun terlintas dalam benak kami.  Semua kami lakukan dengan penuh semangat dan suka ria.

Tepat pukul empat subuh, kamipun mengakhiri semua kegiatan dengan sajian dan hidangan yang pastinya sangat enak dan lezat. Setelah itu baru bisa merebahkan diri sebentar menjelang shalat ied pagi harinya.

Mungkin karena kecapean, kami hampir saja kebablasan nggak ikut shalat, tapi untung ada Tya yang datang dan membangunkan kami. Cepat-cepat aku, Nici, Rindu dan Vani beres-beres dan berbenah diri. Pukul tujuh bangun tidur, pukul delapan langsung menuju masjid kampus. Hanya punya waktu satu jam saja untuk kami bersiap-siap.

Berjalan bersama menuju masjid, begitu indah dan sangat menyenangkan. Apalagi dengan busana muslimah yang kami kenakan, semua tampak cantik dan elok dengan style masing-masing. Alhamdulillah, kami tidak telat untuk bisa ikut shalat. Hanya menunggu beberapa menit saja setelah kedatangan kami, akhirnya shalat ied pun dimulai.

Selesai shalat, semua para jama’ah masjid yang kebanyakan adalah foreigner bersegera menuju halaman samping masjid untuk menikmati makanan yang telah disediakan. Aku dan teman-teman lainnya juga begitu, memilih untuk makan terlebih dulu. Selesai makan, seperti biasa kita akan mengabadikan moment kebersamaan ini ke dalam bentuk foto. Saat itu tak hanya teman-teman DUDE UNP saja yang ikut berfoto-foto, tapi juga teman-teman Indonesia lainnya. Wah, benar-benar seru dan mengasyikkan. Apalagi cuaca hari itu cerah dan sangat bersahabat.

Setelah semua kebersamaan di masjid berakhir, kami langsung balik ke apartemen dan asrama masing-masing. Aku serta teman-teman DUDE 09 yang perempuan memilih untuk berkumpul bersama di apartemen Rindu dan Nici. Kita semua kembali makan dan mencicipi masakan yang sudah kita buat semalam. Setelah itu kembali masak lagi untuk teman-teman yang laki-laki agar bisa makan sepulang mereka shalat Jum’at nanti.

Sekitar pukul dua, open house-pun di mulai. Teman-teman yang pulang shalat Jum’at langsung menuju tempat dimana kami tengah berkumpul. Hidangan telah tersaji dengan sangat baik. Saatnya disantap oleh para tetamu yang datang.

Ada bang Erik, bang Adit, Taufan, Yogi, Yazied dan bang Darius sebagai special guest. Walaupun mereka bukanlah teman-teman DUDE, tapi mereka sangat akrab dan bersahabat dengan kami semua. Kami sangat senang bisa bertemu, kenal dan berteman dengan orang-orang baik dan luar biasa seperti mereka. Ada banyak canda, tawa dan cerita-cerita menarik bersama orang-orang tersebut. Ada kebersaman dan kegembiraan saat berkumpul dengan mereka. Apalagi moment yang seperti ini jarang bisa terjadi dan mungkin hanya akan ada di lebaran tahun ini saja. Karena memang kami sudah berada pada semester akhir perkuliahan di UUM ini.

Setelah semuanya selesai, merekapun berpamitan pulang. Tapi, sempat terjadi peristiwa konyol yang membuat kami  hampir saja geram dan marah oleh tamu-tamu special itu. Mereka menyelipkan beberapa uang sebagai ucapan terimakasih telah menjamu mereka makan. Wah, parah…  parah banget… Mereka kira kami rumah makan atau ampera apa, pake dibayar segala. Ya sudah, aku dan teman-teman tidak terima dengan sikap dan perlakuan yang seperti itu. Langsung saja saat mereka turun tangga dari lantai tiga apartemen, aku menjatuhkan uang yang dikasihnya. Sempat terjadi adu mulut antara kami yang membuat Taufan sebagai pemegang uang jadi kebingungan. Hahaha, benar-benar lucu dan menggemaskan. Tapi Alhamdulillah, tetap kami si tuan rumah yang memenangkan pertarungan singkat tersebut. Aduh, ada-ada saja yang membuat kami tertawa.

Setelah mereka benar-benar pergi dan meninggalkan apartemen, aku, Icha, Suci dan Rindu jadi tertawa terbahak-bahak  mengingat kejadian konyol tersebut. Memang, mereka teman-teman yang unik dan lucu. Sampai berfikiran seperti itu dan menganggap harga yang kami tawarkan lewat bbm benar-benar dianggap serius. Padahal itu kan cuma alibi saja untuk mengelabui mereka agar nanti tidak makan terlalu sedikit atau berbasa-basi. Hehehe.

Setelah semuanya selesai, kamipun segera membereskan hidangan yang tersaji dan membersihkan perkakas yang ada. Lalu menunggu kedatangan tamu selanjutnya yang ternyata adalah Ella, Alfred dan Imam.  Wah, benar-benar lebaran yang menyenangkan. Serasa di kampung halaman sendiri. Bisa berbagi dan berkumpul bersama.

Banyak cerita dan pengalaman di hari lebaran tahun ini. Lebaran yang jauh dari keluarga, namun disini kami menemukan keluarga baru yang tak kalah serunya. Kami benar-benar menikmati dan bersyukur telah diberi kesempatan melewati hari-hari yang indah ini. Alhamdulillahirabbil’alamin. Terimakasih Allah SWT dan terimakasih teman-teman semuanya.

Happy Idul Adha 1433 H. Minal Aidin Walfaidzin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.. 😀

Oya, hari ini special juga buat saudara kita yang welcome back to Islam, Fylan Frihandika. Selamat Idul Adha yang pertama Fylan. Semoga di kemudian hari kita bisa berlebaran sama-sama lagi. Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Bersama Fylan

Bersama Fylan

😀 😀 😀

Sherly Adra Pratiwi

02:27 am

Sabtu, 27 Oktober 2012

11F-202, Uni Inn, UUM, Sintok, Kedah, Malaysia.

Advertisements

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s